| Kata Mutiara |
|---|
|
Tak selamanya persoalan dapat diselesaikan dengan cara analisa. |
| Login |
|---|
| Profil | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
| Jajak Pendapat |
|---|
| Anggota yang online |
|---|
| Tidak ada yang Online |

| Buku Tamunya Mana? |
|---|
| Anda bisa mengisi buku tamu jika anda sudah login di Situs tercinta Al-Mawaddah.Org. Silahkan untuk mendaftar terlebih dahulu bagi anda yang belum terdaftar, silahkan daftar di sini . |
| Al-Mawaddah Friends |
|---|


| COMPANY PROFILE PESANTREN PUTRI AL-MAWADDAH COPER PONOROGO INDONESIA |
|
|
|
| Ditulis Oleh PUSDIN | |
| Rabu, 11 Juni 2008 | |
|
Sejarah Singkat Pesantren Putri Al-Mawaddah adalah lembaga pendidikan Islam khusus mendidik remaja putri yang didirikan pada tanggal 9 Dzul-Qo’dah 1409 H /21 Oktober 1989, sebagai realisasi dari ide dan cita-cita alm. KH. Ahmad Sahal, pendiri dan pengasuh Pondok Modern Gontor, yang diwasiatkan dan diamanatkan kepada istri dan putra putri beliau sebagai kelengkapan dari Pondok Modern Gontor yang khusus putra.
Pesantren Putri al-Mawaddah adalah realisasi dari sebuah gagasan besar dari seorang tokoh pendidikan dan perjuangan (KH. Ahmad Sahal) dalam mendidik dan membina kaum perempuan. Dimana beliau juga telah menuangkan ide dan gagasannya dalam bentuk sebuah Balai Pendidikan Pondok Modern Gontor. Beberapa tahun sebelum mendirikan Pondok Modern Gontor (didirikan pada tahun 1926), KH. Ahmad Sahal telah terlebih dahulu merintis Tarbiyatul Athfal (TA) dimana para santrinya terdiri dari santri putra dan putri yang diasuh langsung oleh beliau. Setelah Pondok Modern Gontor semakin terkenal dan semakin banyak santri yang datang dari luar daerah, Pondok Modern Gontor tidak lagi menerima santri putri. Akan tetapi, bukan berarti cita-cita untuk memajukan pendidikan putri dilepaskan pula oleh beliau, pesantren putri harus tetap diselenggarakan, tetapi tempatnya harus terpisah dari pondok putra. Oleh karena itu, ketika beliau membeli tanah dari keluarga Nyai Hj. Soetichah Sahal (isteri beliau) di desa Coper (tahun 1957), beliau mengikrarkan bahwa tanah tersebut kelak dipergunakan untuk pondok putri. Cita-cita tersebut menjadi wasiat dan amanat yang selanjutnya direalisasikan oleh Nyai. Hj Soetichah Sahal dengan mendirikan Pesantren Putri Al-Mawaddah, pada tahun 1989, yang dikelola dan dikembangkan oleh Yayasan Al-Arham (akte notaris No. 12 tahun 1989) Landasan Filosofis Didirikannya Pesantren Putri al-Mawaddah dan segala aspek kehidupan yang akan dikembangkan di dalamnya secara filosofis didasarkan pada firman Allah: قل لا أسألكم عليه أجرا إلا المودة فى القربى “Katakanlah: aku tidak meminta upah (imbalan) dari seruanku ini, melainkan kasih sayang dalam kekeluargaan” (QS. asy-Syura: 23). Artinya, keikhlasan dalam kerangka ibadah menjadi landasan perjuangan, dan al-Mawaddah (kasih sayang) menjadi landasan pengembangan pola hidup dan pembinaan disiplin serta sunnah-sunnah pesantren bagi para santriwati yang ada di dalamnya. وليخش الذين لو تركوا من خلفهم ذرية ضعافا، خافوا عليهم فليتقوا الله وليقولوا قولا سديدا “Dan hendaknya orang-orang itu takut andaikata nanti meninggalkan keturunan (generasi) yang lemah dan mengkhawatirkan akherat dari pada generasi itu, maka hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan kata-kata yang benar” (QS. an-Nisaa: 9). Artinya, Pesantren Putri al-Mawaddah ini dituntut untuk mampu melahirkan generasi-generasi yang handal dan mumpuni dalam segala aspek dan bidang kehidupan dengan bekal yang cukup. Generasi yang mandiri, yang mampu manjawab tantangan zamannya. Dari sinilah, kemudian akan terwujud harapan pesantren sebagai agent of change dari nilai-nilai Islam, ilmu pengetahuan dan teknologi serta ekonomi ummat. كشجرة طيبة أصلها ثابت وفرعها فى السماء تؤتى أكلها كل حين بإذن ربها “Layaknya pohon yang baik, akarnya kokoh (kuat menancap) dan cabangnya menjulang ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Rabb-nya” (QS. Ibrahim, 25). Artinya, Pesantren Putri al-Mawaddah, harus mampu membawa dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya dan barokah yang seluas-luasnya kepada ummat. Bagaikan pohon yang besar dan baik, bisa dijadikan tempat perlindungan dan berteduh dari sengatan sinar matahari dan derasnya air hujan, kemudian menurunkan buah-buahan yang harum dan lezat yang bisa dinikmati dan ditumbuh-kembangkan dimana-mana. Visi Pesantren Putri al-Mawaddah: mempersiapkan kader-kader muslimah yang berkualitas, kreatif, produktif dan mandiri menuju ridlo Ilahi, Misi Pesantren Putri al-Mawaddah: pembentukan al-Mar’atus Sholihah yang berbudi tinggi (moral being), berbadan sehat (physical being), berpengetahuan luas (intellectual being), berfikiran bebas (social being), berjiwa ikhlas (religious being), serta tetap berpegang teguh pada kodrat kewanitaannya. Panca Jiwa Pesantren Putri Al-Mawaddah Untuk mencapai tujuan dan cita-cita tersebut di atas, ditanamkan dalam jiwa para santriwati:
Status Lembaga Pesantren Putri al-Mawaddah berstatus swasta penuh dan berpegang pada prinsip “Diatas dan Untuk Semua Golongan” dengan nama “Ma’had al-Mawaddah al-Islamy lil Banaat”. Lembaga pendidikan ini dibawah naungan Yayasan al-Arham (akte notaris No. 12 tahun 1989), yang juga merencanakan pendidikan mulai Taman Kanak-Kanak sampai Perguruan Tinggi. Pada tanggal 29 September 1997 Pesantren Putri Al-Mawaddah memperoleh al-Mu’adalah (persamaan ijasah) dari Universitas Al-Azhar Mesir, sesuai dengan surat keputusan No. 46 / 23 / 9 /1997, sehingga para alumni Pesantren Putri al-Mawaddah dapat melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar Mesir. Selanjutnya berturut-turut mendapatkan al-Mu’adalah dari berbagai Perguruan Tinggi, antara lain: al-Ahgaf University Yaman, Sudan University, Damascus University di Siria, serta Universitas Antar Bangsa Malaysia.Pada tahun 2002, Madrasah Aliyah al-Mawaddah mengukir prestasi dengan Mewakili Propinsi Jawa Timur dalam Lomba Prestasi Madrasah Aliyah Tingkat Nasional, dan meraih peringkat 10 besar. Sejak Tahun Pelajaran 2004/2005, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah al-Mawaddah, Pesantren Putri al-Mawaddah telah terakreditasi A Unggul SISTEM PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Selain menerapkan sistem klasikal dalam proses pembelajaran santriwati, dengan mempergunakan perpaduan Kurikulum Departemen Agama untuk tingkat MTs dan MA dan Kurikulum Departemen Pendidikan Nasional untuk SDIT, SPM Terpadu dan SMK Jurusan tata Busana, Pesantren Putri al-Mawaddah memberikan kesempatan kepada para santriwati untuk mengikuti UJIAN NEGARA, sehingga mereka tidak kesulitan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, setelah menyelesaikan pendidikan di Pesantren Putri al-Mawaddah. Inilah salah satu sistem yang membedakan antara Pesantren Putri al-Mawaddah dengan Pondok Modern Gontor yang swasta murni (Gontor Plus) Kelembagaan Formal: MTs, MA dan SMK Tata Busana (Gontor Plus) Sistem pendidikan berbentuk pesantren khusus putri dan sistem pengajarannya setingkat SLTP/SMU atau MTs/MA. Pesantren Putri Al-Mawaddah memberikan kesempatan kepada santriwatinya untuk mengikuti ujian negara (MTsN/MAN). Untuk tingkat Aliyah, dibuka dua jurusan : IPA dan IPS. Kurikulum adalah perpaduan antara kurikulum KMI Pondok Modern Gontor dengan kurikulum MTsN/MAN Masa belajar bagi tamatan SD atau MI selama 6 tahun (kelas biasa). Sedangkan tamatan SLTP/MTs selama 4 tahun (kelas pintas/intensif) Untuk SMK Jurusan Tata Busana, menggunakan perpaduan Kurikulum Kompetensi Direktorat Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Dikmenjur) Departemen Pendidikan Nasional dan Kurikulum Pesantren Putri al-Mawaddah, yang terangkum dalam sistem kurikulum Adaptif, Normatif dan Produktif. Materi-materi pelajaran adaptif dan normatif diajarkan langsung oleh guru-guru bidang studi dari Pesantren Putri al-Mawaddah, sedangkan materi pelajaran produktif dibantu oleh guru-guru dari SMK Negeri 2 Ponorogo dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ponorogo. Tenaga Pendidik dan Guru Sistem rekrutmen guru yang berlangsung di Pesantren Putri Al-Mawaddah dengan sistem terbuka di mana kompetensi guru dan skill yang dibutuhkan sebagai prioritas utama. Guru diharapakan tidak semata mampu mengajar di dalam kelas namun juga kemampuan mendidik di luar kelas. Asatidz dan ustadzat di Pesantren Putri al-Mawaddah memiliki latar belakang pendidikan yang heterogen. Hal ini terjadi karena sistem pendidikan yang dianut merupakan kolaborasi kurikulum negara yang berbasis MA dan MTs yang menginduk kepada Departemen Agama, SMK yang menginduk kepada Departemen Pendidikan Nasional. Serta kurikulum pesantren yang memiliki kekhususan tersendiri yang secara umum mengadopsi kurikulum Pondok Modern Gontor. Untuk itu, asatidz dan ustadzat pun ada yang lulusan Pondok Modern Gontor, maupun perguruan-perguruan tinggi terkemuka di Indonesia sesuai dengan bidang studi yang diajarkan. Disamping itu, sebagai penyempurna pendidikan di pesantren, al-Mawaddah memberi kesempatan kepada para alumninya (fresh graduate) untuk mengabdikan dirinya dalam mendidik para santriwati. Saat ini jumlah asatidz dan ustadzat yang berjuang bersama di Pesantren Putri Al-Mawaddah berjumlah 153 orang, dengan berbagai latar belakang disiplin ilmu. Untuk meningkatkan kualitas guru, Yayasan al-Arham Pesantren Putri al-Mawaddah seringkali menyelenggarakan seminar-seminar, mengirim utusan pelatihan guru baik di dalam maupun di luar negeri dan memberikan bantuan biaya pendidikan bagi guru-guru senior yang belum menyelesaikan kesarjanaannya, serta memberikan kesempatan dan biaya pendidikan pasca sarjana bagi para guru yang dinilai cakap sesuai dengan bidangnya. Alhamdulillah, pada 16 tahun Pesantren Putri al-Mawaddah, sejumlah 7 orang tenaga pendidik di Pesantren Putri al-Mawaddah telah menyelesaikan pendidikan pasca sarjana (S2) di berbagai perguruan tinggi. Program ini akan terus berlanjut dengan pembiayaan 2 orang guru untuk menempuh S2 setiap tahunnya. Amin. Saat ini, beberapa kader Pesantren Putri al-Mawaddah sedang menempuh pendidikan di al-Azhar University Mesir dan al-Ahgaf University Yaman dan di beberapa perguruan tinggi di Indonesia untuk bidang studi umum dan eksak. Fasilitas Pendidikan Fasilitas memiliki makna yang sangat penting dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran. Maka dari itu, Pesantren Putri Al-Mawaddah selalu berbenah dan berusaha semaksimal mungkin untuk melengkapi segala fasilitas pendidikan yang dengan itu diharapkan para santriwati dapat dengan mudah dan jelas menerima transformasi ilmu dan teknologi yang diajarkan oleh para asatidz dan ustadzat. Fasilitas-fasilitas tersebut meliputi: * Laboratorium Bahasa Laboratorium Bahasa berfungsi sebagai sarana pembelajaran para santriwati dalam berbahasa secara baik dan benar, sesuai dengan kaidah yang berlaku baik dalam bahasa Arab maupun Bahasa Inggris. Laboratorium bahasa ini wajib diikuti oleh seluruh santriwati secara terjadwal. Laboratorium bahasa yang dimiliki Pesantren Putri Al-Mawaddah berjumlah 2 unit, dimana masing-masing unit memiliki spesifikasi sebagai berikut: * Laboratorium MAFIKIB (Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi) Pendidikan eksakta juga diperhatikan oleh Pesantren Putri Al-Mawaddah. Maka dari itu, Pesantren Putri Al-Mawaddah melengkapi fasilitas laboratoriumnya. Laboratorium ini diwajibkan kepada santriwati yang diampu langsung oleh asatidz dan ustadzatnya dibidang Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi. Dengan tersedianya laboratorium MAFIKIB tersebut, santriwati dengan mudah menerima pelajaran dan dapat mengaplikasikan secara langsung teori-teori yang diajarkan di kelas. * Laboratorium Komputer Perkembangan teknologi informasi dan komputer sangat pesat di dunia ini. Pesantren Putri al-Mawaddah pun berusaha mengikuti segala perkembangan yang terjadi dan diajarkan langsung kepada para santriwati. Pesantren Putri Al-Mawaddah pun melengkapi fasilitas laboratorium komputer yang telah ter-setting secara jaringan, dan dipandu langsung oleh pengajar profesional yang menguasai di bidang tersebut. Laboratorium ini sebagaimana laboratorium yang lain, juga diwajibkan kepada seluruh santriwati agar santriwati tidak gagap terhadap teknologi informasi dan komputer yang berkembang. KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SANTRIWAN/WATI * Ketrampilan |
|
| Terakhir diperbaharui ( Sabtu, 30 Mei 2009 ) |
| Selanjutnya > |
|---|

Ladede














